Jumat, 28 Oktober 2011

10 Pantai Terindah Di Dunia Versi On The Cazta

10 Pantai Terindah di Dunia Saat Ini

  • Lanikai Oahu Bagi Anda yang sedang berlibur ke Amerika Serikat cobalah menepi ke daerah pedalaman Hawaii, karena di sana terdapat pantai indah yang bernama Lanikai Oahu.
    Pantai ini memiliki panorama yang ideal bagi para pengunjung. Selain pasir putih dan kristal air yang jernih, Lanikai Oahu sering dipakai sebagai area kontes pakaian renang Victoria Secret. 

     
  • Bora Bora, French Polynesia Bora-bora merupakan kepulauan bekas jajahan Prancis yang terletak di dekat Tahiti. Pantai ini seringkali dijadikan surga bagi para pasangan yang ingin berbulan madu. (romantic heaven on earth).
    Bukan cuma pantai yang menjadi daya tarik Bora-bora, di balik resort pantai juga terdapat panorama cantik sebuah gunung yang bernama Gunung Otemanu. 



  • The Maldives Jika Anda sedang berada di India atau Sri Lanka, sebaiknya berhenti sejenak ke negara Republik Maldives karena di sana terdapat sebuah pulau karang yang dikelilingi laut dangkal.
    Adapun bungalow mewah The Maldives yang menjadi target utama bagi para pengunjung dunia. 


     
    •  Pulau Peucang
Pulau Peucang adalah pulau kecil tapi sangat indah di lepas pantai utara barat taman Nasional, pulau tropis yang unik dan menyenangkan dengan pantai berpasir putih, perairan pantai dan terumbu karang biru mempesona. Berbagai spesies binatang liar yang ditemukan hutan inits. Pulau Peucang merupakan salah satu resor wisata negara itu cocok untuk kegiatan ekowisata dan wisata bahari, serta petualangan. "Peucang" adalah kata lokal untuk barkingdeer, karena ratusan kijang yang ditemukan di hutan tropis yang lebat, bersama dengan binatang liar lainnya, seperti monyet, rangkong, biawak dan babi hutan

  • Fernando de Noronha, Brazil Fernando de Noronha merupakan negara kepulauan Brazil yang berada di dekat Samudera Atlantik. Beberapa model dan selebiriti lainnya seringkali terlihat di resort-resort mewah Noronha pada saat liburan tiba, meski kedatangan mereka dirahasiakan sebelumnya. 


    • Tenerife, Canary Islands Tenerife adalah tempat favorit bagi orang-orang Britis dan Eropa. Mereka berkumpul di pantai pasir hitam vulkanik yang dominant di Pulau Kanari. 


      • Seychelles Islands Seychelles memiliki pantai yang terbaik di Afrika bahkan sangat cocok untuk menyelam (diving) di Samudera Hindia. Artis ternama, seperti Paul McCartney adalah orang pertama yang datang ke resort mewah di sana, dan artis lainnya yang datang hanya sekedar menikmati panorama pantai. 

      • Marquesas Islands Pulau vulkanik ini terlihat seperti Hiva Oa yang merupakan pulau terbesar kedua di Kepulauan Marquesas, negara Polinesia Perancis. Tak perlu khawatir mencari penginapan di pulau hutan tropis ini, karena areanya sudah dilengkapi dengan bungalo-bungalo berkelas. Adapun tarian kuda liar sebagai tontonan yang penuh eksotis di sebuah pulau yang berjarak 800 mil dari arah timur laut Tahiti. 


      • Palm Beach, Aruba Palm Beach adalah sebuah pantai cantik di Oranjestad (Kota Oranye), Aruba, yang terletak di dekat pantai Venezuela dan juga Laut Karibia. Berbagai hotel dan pusat perbelanjaan sudah lama berdiri di sana sebagai fasilitas umum yang sangat memadai.
        Tidak seperti banyak wilayah di Karibia, wilayah bekas koloni Belanda ini memiliki iklim yang kering dan gersang, sehingga dipenuhi dengan tanaman-tanaman lanskap seperti kaktus.

      • Phi Phi Islands, Thailand Pulau ini berada di dekat Phuket, Thailand yang menawarkan pemandangan yang indah, seperti pantai, gua dan air terjun yang tersembunyi di daerah yang terpencil. Meski areanya terpencil, namun pantai Phi Phi ini pernah dijadikan lokasi syuting pembuatan film The Beach. 



        THE ENDS


Kamis, 27 Oktober 2011

Pantai Binuangeun


Selain sebagai objek wisata pantai yang indah, Pantai Binuangeun lebih dikenal sebagai tempat pelelangan ikan terbesar di pantai Lebak selatan, dengan jaraknya yang tidak jauh dari kota Malimping sekitar 20 Km membuat tempat ini mudah dijangkau, ditempat ini dapat terlihat aktivitas nelayan yang sedang menangkap ikan dan udang, terutama pada musim kemarau, ditempat ini pula selalu dijadikan ajang wisata pancing baik scala lokal maupun nasional mengingat potensi kekayaan laut yang melimpah, ditempat ini pula terdapat objek wisata pantai yang bernama pantai Karang Malang, Pantai ini dihiasi dengan karang-karang indah yang menjorok kelaut, pohon-pohon kelapa yang nyiur melambai menambah sejuknya suasana pantai dengan pemandangan keindahan pulau Tinjil dari kejauhan.

pelabuhan ratu , jawa barat , pantai malimping , dan binuangeun, ujung kulon dan laut disekitar krakatau , banten .

tempat memancing dengan infrastruktur memancing terbaik di indonesia dimalimping dan binuangeun , kabupaten lebak banten tersedia kapal memancing dilengkapi GPS dan Fish finder dengan ABK terbaik dan berepengalaman. tempat favorit pemancing dari jakarta dan sekitarnya , di pelabuhan ratu terdapat Kompetisi bergengsi indonesia , presiden cup fishing tournament .
di binuangeun terdapat kompetisi nusantara fishing tournament .
pantai malimping, binuangeun , krakatau , ujung kulon , dan pelabuhan ratu:
Mengenal Pantai-pantai Mempesona di Banten
1. Pantai Anyer merupakan sebuah kota pantai di Banten yang terletak sekitar 38 km dari Kota Serang. Daya tarik Pantai Anyer terletak pada pemandangan Gunung Rakata dan kehadiran menara mercu suar yang dibangun pada 1885.

2. Pantai Carita yang terletak di Labuhan, Kabupaten Pandeglang, menawarkan panorama Gunung Krakatau. Di sini Anda dapat berenang, scuba diving, snorkling, berlayar, memancing, dan berfoto di bawah air.

3. Pantai Tanjung Lesung berlokasi di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. Pantai ini berupa daratan yang menjorok ke laut dan mirip ujung lesung (alat penumbuk padi) dengan air pantai sangat jernih dan tidak terlalu dalam. Di sini Anda dapat melihat aneka jenis ikan berenang di terumbu karang.

4. Pantai Karang Bolong terletak di Anyer. Sesuai dengan namanya, di sana terdapat batu karang besar dan berlubang di tengahnya berbentuk lengkung lebar. Lubang terbentuk secara alamiah karena terkikis air laut dan terjadi akibat dari letusan dahsyat Gunung Krakatau pada 27 Agustus 1883.


5. Pantai Tanjung Layar Sawarna berada di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Dinamakan Tanjung Layar karena di ujung pantai terdapat tanjung yang menyerupai layar, dan terdapat warna air pantai yang berubah seiring dengan perubahan waktu.


6. Pantai Karang Taraje memiliki batu-batuan karang yang menyerupai tangga (taraje), letaknya di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Di sela-sela karang, Anda dapat memancing ikan.


7. Pantai Pulau Manuk merupakan pantai berpasir putih tanpa karang, dan terdapat pesisir yang luas dan landai dengan ombak yang tenang, aman untuk berenang maupun berselancar.


8. Pantai Binuangeun berada di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak. Di sini Anda dapat menikmati aktivitas para nelayan.

Jumat, 07 Oktober 2011

Peucang island Cidaun

Petualangan hari ini kembali dimulai. Kita akan melakukan perjalanan laut selama kurang lebih 4 jam dengan menggunakan kapal carteran. Untuk kapal, kita dapet kortingan dari pihak kehutanan, jadinya kita cuma ganti uang solarnya aja Rp 510.000 (80 liter untuk PP ke Pulau Peucang) dan tambahan untuk keliling di pulau-pulau sekitar Rp 170.000 :D Itu juga dibagi 6, jadi satu orang cuma kena sekitar Rp 115.000 untuk kapal. Harga aslinya carter kapal itu sekitar Rp 1.500.000/kapal (PP ke Pulau Peucang, belom termasuk tambahan biaya solar kalo mau muter-muter lagi). Dan 1 kapal itu muatan maksimalnya kuang lebih 20 orang, hmm mungkin ini tergantung besar kapalnya juga kali yaaa.. :D Kebetulan, pas hari itu kita dapet temen baru, 4 orang mahasiswa/i dari IPB yang juga akan ikut ke Pulau Peucang untuk melakukan penelitian. Jadinya satu kapal kita berisikan 10 orang + 2 awak kapal. Sayangnya, si mahasiswa-mahasiswi tsb ga ikutan udunan untuk kapal
Oh iya, sebelum berangkat kita juga sempet nitip belanjaan gitu sama petugas di Taman Jaya. Soalnya tar di Pulau Peucangnya ga ada warung gitu, jadi ya kalo mo makan harus masak sendiri ato ga nyewa tukang masak gitu. Tapi buset dah, nitipnya cuma seuprit dibeliinnya buanyak buanget! Total belanjaan kita kena Rp 181.000 (bawang merah, tomat, telor, minyak goreng, aqua, dkk dengan porsi kayak orang mau nginep seminggu!) :mrgreen: Trus si Bayu nambah lagi dia beli ikan kerapu guedeee buanget!! Dua ekor harganya cuma Rp 30.000 + cumi buat umpan mancing Rp 5.000 hihii murah bener yaaa? ;)

Kita mulai berangkat dari desa Taman Jaya jam 09.00 wib. Selama di kapal, kita disuguhi pemandangan laut yang keren buanget. Trus setelah kira-kira 2 jam perjalanan, kita berhenti di sebuah pulau karna kebetulan si awak kapalnya ada mau ngirim barang ke pulau tersebut. Namanya Pulau Handeuleum. Karna lagi mampir, ya kita semua ikutan turun deh. Lumayan kan bisa foto-foto :)

Di pulau Handeuleum ini lumayan sepi. Hanya ada satu bangunan yang merupakan pos penjaga sekaligus tempat menginap bagi pengunjung. Di pulau ini kita bisa foto-foto dengan pemandangan yang bagus banget dan bermain cano. Wah jadi mupeng toh? :mrgreen: Tiba-tiba terbersit pengen main cano di sana, tapi kata petugasnya, ntar aja di Pulau Peucang juga ada cano kok, gitu katanya. Jadi ya sudah, kita jadinya cuma foto-foto aja di Pulau Handeuleum. Oh iya, di pulau ini juga ada rusa-rusa yang hidup bebas di alamnya. Lucu deh rusa-rusanya. Menggemaskan! :D

Kurang lebih setengah jam kita menikmati Pulau Handeuleum. Perjalanan pun dilanjutkan menuju Pulau Peucang. Di kapal, untuk mengisi kebosenan di perjalanan yang menempuh waktu sekitar 2 jam ini, kita pun bermain UNO. Hahaha :D Emang niat bener dah main UNO di kapal. Bahkan pas anginnya lagi kenceng-kencengnya juga tetep aja main UNO nya lanjut. Yang pastinya dengan menggunakan berbagai properti agar si kartu-kartunya itu ga berterbangan :lol:

Sampe di Pulau Peucang sekitar jam 2 siang. Kesan pertama begitu melihat Pulau Peucang dari kejauhan : Subhanallah! Indah banget :) Bener-bener AWESOME! Pas ngeliat ke laut dari atas kapal, banyak ikan-ikan kecil yang berenang di sekitaran dermaga. Airnya bening banget. Keren banget :)

Trus kita langsung beberes nyampe di cottage. Nah, untuk penginapan kita juga dapat keringanan dari pihak kehutanan. Kita dapet dua kamar gratis dari penginapan Fauna! :D Fyi, penginapan di sini berbentuk rumah panggung gitu. Penginapan yang kita tempati terdiri dari 8 kamar dan 3 kamar mandi bersama. Dan karna kita pengen masak sendiri di sana, kita juga minta disediakan fasilitas dapur di penginapan tersebut :mrgreen: Di Pulau Peucang ini, tersedia beberapa penginapan dengan fasilitas dan harga yang bervariasi. Untuk penginapan Fauna (8 kamar) Rp 400.000, Flora A (6 kamar + AC) Rp 800.000, dan Flora B (6 kamar + AC) Rp 700.000. Selain itu, bisa juga nyewa kamar doang dengan kisaran harga per kamarnya Rp 150.000-Rp 250.000 per hari tanpa AC.

Setelah beberes, jam 4 kita berencana mau nyebrang ke padang penangkaran banteng di Pulau Cidaun, yang berlokasi tepat di seberang Pulau Peucang. Selain itu, apabila masih ada waktu, kita juga berencana nyebrang ke Tanjung Layar untuk melihat mercusuar. Sambil nunggu jam 4 tiba, kita pun foto-foto dulu di pantainya Pulau Peucang. Berikut beberapa jepretannya 

Pulau Cidaun **
Pulau Cidaun merupakan salah satu padang penangkaran banteng yang ada di kawasan wisata nasional Ujung Kulon, berlokasi tepat di seberang pulau Peucang (sekitar 15 menit perjalanan laut). Di pulau ini terdapat kurang lebih 30 ekor banteng yang terdiri dari banteng jantan dan banteng betina. Di pulau tersebut gak terdapat pos penjagaan, jadi petugas yang menjaga pulau itu biasanya menetap di Pulau Peucang dan melakukan pengawasan secara rutin ke Pulau Cidaun.

Ketika kami ke sana, terlihat segerombolan banteng betina sedang merumput, dan tampak juga beberapa ekor burung merak yang juga berhabitat di Pulau Cidaun ini. Tapi, pas rombongan mulai memasuki padang rumput, si burung merak langsung kabur. Emang harus hati-hati nih, soalnya kalo kita nya terlalu berisik, ntar banteng-bantengnya malah ikutan kabur :mrgreen: Oh iya, biasanya banteng jantan mengawasi banteng-banteng betina dari kejauhan. Kalo ada bahaya yang mengintai, baru deh mereka beraksi. Tapi tetep, sebisa mungkin hindari menggunakan baju berwarna mencolok (terutama merah), soalnya mereka kadang suka nyerang orang-orang yang menggunakan baju warna merah hohoho :D

Udah puas foto-foto di padang penangkaran banteng di Pulau Cidaun, kita pun melanjutkan perjalanan. Tapi agak berbeda dari jadwal yang telah kita rencanakan. Yang tadinya kita mau melihat mercusuar di Tanjung Layar batal karna udah kesorean. Jadinya kita berhenti di tengah lautan dan MANCING! sambil menikmati sunset :) Mantap to? Enak to? Hehehe :D

Mancing di tengah lautan sambil menikmati angin laut yang sepoi-sepoi, wuidih emang mantep banget toh? ;) Dengan berumpankan cumi, dimulailah perjuangan kita dalam memancing. Setengah jam berlalu.. Satu jam.. Satu setengah jam.. sampe matahari terbenam pun ga dapet-dapet juga ikannya! Parah niii. Padahal awak kapal dan anak IPB yang juga ikutan mancing bareng kita udah dapet banyak.

Malam pun semakin larut dan kita kembali ke Pulau Peucang. Sampe di penginapan, taraaaa dapet kejutan! 2 ekor ikan kerapu yang kita beli di Taman Jaya tadi pagi membusuk, sodara-sodara! Dan, sosis + nugget yang kita bawa dari Bandung & Jakarta ketinggalan di kulkas mess kehutanan Taman Jaya. Yang pasti malam ini gagal BBQ, dan harus siap untuk makan mie terus selama di Pulau Peucang :(

Tapiiii, alhamdulillah yaa sesuatu. Pas banget hari ini ada rombongan bule dari belgia dateng dan nginep satu penginapan sama kita. Dan mereka nyewa tukang masak gitu. Ya sudah, akhirnya kita pun nebeng minta di masakin juga sama si mas-mas tukang masaknya. Tar tinggal kasiin bayaran aja sebelum pulang. Fyuuhh, akhirnya ga jadi makan mie deh selama di sini :mrgreen:

Kalkulasi biaya untuk hari ini :
  • Carter kapal : Rp 680.000/6 orang = @ Rp 115.000 (harga asli carter kapal Rp 1.500.000 PP ke Pulau Peucang)
  • Bahan makanan : Rp 181.000 + Rp 35.000 (ikan & cumi) = Rp 216.000/6 = @ Rp 36.000
  • Penginapan : GRATIS! (harga aslinya per kamar Rp 150.000 – Rp 200.000 per malam)
  • Total @ Rp 151.000